GREAT MOSQUE OF DJENNE, MALI

Jika biasanya, ruang-ruang ibadah bersifat megah, penuh ukiran dan terbuat dari bebatuan alam, maka berbeda dengan masjid yang biasa dijuluki The Great Mosque of Djenne ini. Berlokasi di Kota Djenne, Mali—salah satu negara di belahan barat Benua Afrika—bangunan ini disebut-sebut sebagai bangunan dari bata lumpur terbesar di dunia. Dengan mengadaptasi gaya arsitektur loka, Sudano-Sahelian, masjid ini pun menjadi model bangunan ramah lingkungan dan arsitektur berkelanjutan. Masjid yang telah berdiri sejak abad ke-13 ini pun tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1988.

MASJID NABAWI, MADINAH, SAUDI ARABIA

Bangunan yang menjadi tempat tujuan umat Muslim di seluruh dunia ini—selain Masjidil Haram di Mekkah—didaulat sebagai masjid terindah di dunia. Dari kejauhan saja, kubah hijau terlihat berdiri perkasa di atas fasad megah yang ditutupi oleh dinding beraksen lengkung dan ukiran motif-motif geometris. Interior masjidnya, akan lebih membuat mata Anda terpukau seketika. Area-area ibadah yang semula merupakan rumah Nabi Muhammad SAW ini dihiasi oleh aksen-aksen lengkungan, pilar-pilar putih berpadu warna emas, serta pencahayaan terang benderang. Area pelataran masjid juga dilengkapi oleh payung-payung tenda raksasa yang indah, agar para jemaah dapat melakukan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

CHURCH OF LIGHT, OSAKA, JEPANG

Berbeda dengan gereja-gereja megah di Eropa, ruang sakral ini terbilang relatif kecil. Hanya berukuran lebar 5,9m dan panjang 17,7m saja. Pancaran cahaya masuk melalui celah-celah berbentuk salib yang membelah dinding beton ruangan itu. Simpel, sederhana, namun khusyuk. Tak heran bila suasana di ruangan tersebut terasa khidmat, selayaknya fungsi gereja sebagai ruang ibadah. Gereja ini biasa disebut Gereja Cahaya, atau Church of The Light, dan merupakan kapel utama Gereja Ibaraki Kasugaoka, yang terdapat di Ibaraki, Osaka. Tadao Ando, seorang arsitek legendaris asal Jepang, mulai membangun gereja ini pada tahun 1989. Cahaya yang menyusup ke dalam ruangan, merupakan konsep utama Tadao Ando, yang merupakan pengusung konsep flosof Zen ke dalam karya-karyanya. Cahaya tersebut bertemu dengan material beton ekspos—material pengisi ruang ibadah yang tak menekankan konsep kekosongan. Bagi Ando, konsep kekosongan dapat menghadirkan nuansa religi dan spiritual yang sebenarnya.

Bangunan berarsitektur indah memang memukau dan tentunya di jaman sekarang ini juga banyak ditemukan seperti kantor ataupun hotel dengan arsitek yang unik. Yang tak kalah penting adalah adanya instalasi genset sebagai sumber listrik cadangan untuk hotel dan resort. Harga genset Yanmar yang murah untuk hotel dan resort bisa didapatkan melalui Distributor jual genset Jakarta.